TANJUNGPANDAN, PORTALBELITUNG.COM – Kehadiran Anggota Komisi IV DPR RI, Melati, S.H., sebagai panelis dalam kegiatan Sosialisasi Satu Data Indonesia menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai pentingnya data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Peran Satu Data Indonesia dalam Meningkatkan Efektivitas dan Program Prioritas Nasional”, Melati memberikan pandangan positif mengenai pentingnya membangun tata kelola data yang semakin baik sebagai bagian dari proses pengambilan kebijakan.
Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan program dan anggaran, tetapi juga membutuhkan data yang benar sebagai dasar dalam menentukan prioritas serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan peran Melati sebagai wakil masyarakat Kepulauan Bangka Belitung di DPR RI. Di Komisi IV, ia turut memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkaitan dengan pertanian, pangan, lingkungan, perikanan, serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam berbagai kesempatan, Melati juga menekankan pentingnya kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan. Ia mendorong agar aspirasi masyarakat dapat dikawal melalui kebijakan dan program yang tepat sasaran.
Karena itu, penguatan Satu Data Indonesia (SDI) dinilai memiliki arti strategis. Data yang terintegrasi dapat membantu pemerintah pusat dan daerah melihat kondisi masyarakat secara lebih utuh, sehingga perencanaan pembangunan tidak berjalan berdasarkan perkiraan semata, melainkan berdasarkan informasi yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi Bangka Belitung, semangat tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah. Data mengenai potensi pertanian, perikanan, pariwisata, UMKM, sosial ekonomi masyarakat hingga potensi daerah lainnya perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi dasar dalam menentukan kebijakan dan membuka peluang ekonomi baru.
Kehadiran Melati dalam forum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR RI, akademisi, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem data yang lebih baik.
Harapannya, Satu Data Indonesia tidak berhenti sebagai konsep atau sistem administrasi, tetapi benar-benar menjadi instrumen untuk menghadirkan pembangunan yang lebih tepat sasaran, transparan, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bangka Belitung.
Dengan kolaborasi dan pemanfaatan data yang semakin baik, Bangka Belitung diharapkan mampu mengambil keputusan pembangunan berdasarkan potensi dan kebutuhan daerahnya sendiri, sekaligus memastikan setiap program prioritas memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.
اترك تعليقاً
لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول المطلوبة مشار إليها بـ *